Divisi Humas Polri Terima Kunjungan Delegasi Hong Kong Police Force, Perkuat Kerja Sama Kehumasan
Jakarta — Divisi Humas Polri menerima kunjungan tim delegasi Hong Kong Police Force dalam rangka memperkuat kerja sama serta pertukaran informasi di bidang kehumasan dan pengelolaan informasi kepolisian. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua institusi kepolisian untuk saling berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta inovasi dalam pengelolaan komunikasi publik, kehumasan, dan diseminasi informasi kepada masyarakat. Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital yang dinamis.
Divisi Humas Polri menyambut baik kunjungan delegasi Hong Kong Police Force sebagai wujud komitmen Polri dalam membuka ruang kolaborasi internasional, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme dan transparansi pelayanan informasi kepolisian.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, ditutup dengan diskusi serta pertukaran pandangan mengenai penguatan peran kehumasan sebagai garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi
Jakarta – Warga Jakarta Selatan dibuat resah oleh praktik parkir liar bertarif tidak wajar di area Setiabudi. Pada Kamis, 16 Januari 2026, seorang warga melaporkan melalui layanan darurat Call Center 110 bahwa dirinya diminta membayar Rp10.000 untuk parkir sepeda motor selama kira-kira tiga jam di pertigaan dekat Sudirman Tower dan Plaza Semanggi. Aduan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Metro Setiabudi langsung bergerak meninjau lokasi pada siang hari yang sama. Petugas yang dipimpin Pawas Iptu Rudi Anton bersama anggota piket Binmas dan Pospol melakukan pengecekan kondisi di lapangan. Dari hasil verifikasi, polisi mendapati bahwa aktivitas parkir liar tersebut menggunakan sebagian badan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu ketertiban lalu lintas.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, tarif resmi parkir sepeda motor di kawasan itu seharusnya adalah Rp5.000 untuk durasi maksimal lima jam. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada para juru parkir di lokasi agar tidak lagi memungut biaya di luar ketentuan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir.
Insiden ini sekaligus menjadi contoh nyata pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan praktik yang meresahkan melalui layanan publik seperti Call Center 110. Polisi pun mengajak warga untuk tetap waspada dan tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul
Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.
Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.
Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.
“Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.
Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.
“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.
BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul
Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.
Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.
Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.
“Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.
Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.
“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.
Aduan Warga via 110, Polsek Palmerah bersama Instansi Terkait Tangani Pohon Tumbang Di Ks Tubun
Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat, bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 terkait kejadian pohon tumbang yang menghalangi akses jalan di wilayah Palmerah, Jumat (2/1/2026).
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Ori K.S Tubun, RT 07/RW 02, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, di mana sebuah pohon tumbang menimpa kabel optik dan mengganggu arus lalu lintas setempat.
” Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas Ipda Bambang K., S.H. bersama piket fungsi Polsek Palmerah segera mendatangi lokasi kejadian,”ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 3/1/2026
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran KBS, petugas PPSU Kota Bambu Selatan, dan PJU Binamarga Jakarta Barat untuk proses evakuasi dan pemotongan pohon.
Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari Jalan Brigjen Katamso menuju Jalan Jati Baru Raya sementara belum dapat dilalui demi keselamatan pengguna jalan.
Meski demikian, petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam merespons setiap aduan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.
Polsek Palmerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat cuaca ekstrem, serta memanfaatkan layanan Call Center kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.
Begini Kadivhumas Polri Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas
Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
“Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
“Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
“Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
“Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
“Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.
Brimob Polda Metro Jaya Salurkan Bakti Sosial untuk Warga Kebon Sirih
JAKARTA: Di tengah kesibukan menjaga stabilitas keamanan ibu kota, Satbrimob Polda Metro Jaya terus menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan bakti sosial di Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabagops Satbrimob Polda Metro Jaya dengan melibatkan Polwan Satbrimob PMJ sebagai bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat.
Sebagai pusat berbagai agenda nasional dan internasional, Jakarta menuntut kesiapsiagaan tinggi dari aparat keamanan. Namun bagi Brimob Polda Metro Jaya, pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui ketegasan dalam tugas, melainkan juga melalui empati dan perhatian yang menyentuh langsung kehidupan warga. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun rasa aman yang lahir dari kepercayaan publik.
Kehadiran Satbrimob PMJ disambut hangat oleh masyarakat. Interaksi yang terjalin penuh keakraban, menciptakan suasana kebersamaan yang memperkuat ikatan emosional antara Polri dan warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Satbrimob PMJ menyalurkan 125 kantong beras seberat 5 kilogram kepada 125 kepala keluarga di wilayah RT 011 dan RT 012, RW 008, Kelurahan Kebon Sirih. Penyaluran bantuan berlangsung dengan penuh kehangatan, mencerminkan wajah humanis Polri yang mengedepankan empati serta kepedulian sosial secara nyata.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa setiap langkah pengabdian Brimob berakar pada nilai kemanusiaan.
Satbrimob PMJ berkomitmen untuk terus berjalan seiring dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang saling menguatkan.
Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Satbrimob PMJ berharap dapat menumbuhkan harapan, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan ketenangan bahwa di setiap sudut ibu kota, Polri selalu hadir untuk melindungi dan melayani dengan sepenuh hati.
Menebar Cinta, Menjaga Harmoni: Pesan Natal 2025 dari Polda Metro Jaya Membawa Terang dalam Kebersamaan: Pesan Damai Natal dari Polda Metro Jaya
Di tengah suasana penuh suka cita menyambut penghujung tahun, Kepolisian Daerah Metro Jaya hadir membawa pesan kesejukan bagi seluruh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Melalui semangat “C-LIGHT”, Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Natal bukan sekadar perayaan, melainkan momentum mempererat persaudaraan.
Filosofi “C-LIGHT”: Cinta dan Harmoni
Tahun ini, tema yang diusung oleh Polda Metro Jaya adalah C-LIGHT: Christmas – Love in God, Harmony Together. Nama ini mengandung makna mendalam tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dapat bertransformasi menjadi aksi nyata di tengah masyarakat:
Love in God: Menekankan bahwa kasih Tuhan adalah fondasi utama bagi setiap insan untuk berbuat baik dan menebar kedamaian.
Harmony Together: Menggarisbawahi pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan gotong royong dalam keberagaman warga Jakarta.
Komitmen Pelayanan di Hari yang Suci
Kapolda Metro Jaya beserta seluruh staf dan jajaran tidak hanya menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Melalui kampanye #JagaJakarta+, Polri berupaya memastikan bahwa setiap warga dapat merayakan momen suci ini dengan khidmat dan rasa aman.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keamanan adalah hasil dari sinergi antara kepolisian yang sigap dan masyarakat yang saling peduli.
“Semoga cahaya Natal membawa kedamaian di hati setiap warga, dan semangat harmoni terus menyatukan kita dalam menjaga Jakarta tetap kondusif dan penuh cinta.”
Ucapan Segenap Keluarga Besar
Kepolisian Daerah Metro Jaya beserta staf dan jajaran mengucapkan:
Kapolri Soroti Tantangan Perkembangan Teknologi Digital dalam Menjaga Stabilitas Nasional
Cirebon – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menjadi salah satu tantangan serius dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan amanat pada Apel Kebangsaan Banser Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Cirebon, Selasa (23/12/2025).
Kapolri menekankan bahwa kemajuan teknologi informasi, khususnya media digital, membawa dampak ganda. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain memunculkan ancaman berupa disinformasi dan misinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.
“Kita saat ini menghadapi perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, yang juga memunculkan tantangan berupa maraknya disinformasi dan misinformasi. Jika tidak disikapi dengan bijak, hal ini dapat mengganggu stabilitas dan persatuan bangsa,” tegas Kapolri.
Menurut Kapolri, tantangan tersebut harus dihadapi secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Banser, Polri, dan TNI, dengan memperkuat literasi digital serta menjaga ruang publik agar tetap kondusif.
Ia menilai Banser memiliki peran strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi digital. Peran tersebut sejalan dengan komitmen Banser dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan.
“Peran Banser sangat dibutuhkan untuk ikut menjaga ruang sosial dan ruang digital agar tidak disusupi narasi yang memecah belah bangsa,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, Kapolri berharap tantangan era digital dapat dihadapi secara bijak demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya selama momentum Natal dan Tahun Baru.
Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal Saat Tinjau 2 Gereja,
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.
Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.
Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).
Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.
“Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.
Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.
“Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.
“Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.
Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.
“Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.